3 Jenis Musik Yang Harus Anda Hindari Jika Anda Hamil

[ad_1]

Studi menunjukkan bahwa janin dapat mendengar dan bereaksi terhadap suara mulai sedini 20 minggu dan mulai mendengarkan secara aktif pada minggu ke-24. Peneliti Michele Clements menemukan bahwa memainkan lagu pengantar tidur, atau musik yang menenangkan oleh Vivaldi dan Mozart menenangkan janin berusia 4 hingga 5 bulan tetapi musik yang keras dan sumbang mengganggu dan membuat mereka kesal.

Indera pendengaran adalah yang paling berkembang dari semua indra sebelum kelahiran. Perintis Prancis Dr. Alfred Tomatis menyatakan bahwa telinga adalah "Roma tubuh, karena hampir setiap saraf kranial mengarah padanya". Dia mengatakan, telinga jauh lebih dari sekedar alat untuk mendengar, atau organ untuk menjaga keseimbangan. Telinga berfungsi sebagai generator energi untuk otak yang memberikan muatan kortikal yang didistribusikan ke seluruh tubuh. Tuduhan ini meningkatkan seluruh sistem yang memberikan kedinamisan yang lebih besar kepada manusia. Oleh karena itu rangsangan suara pra-kelahiran yang tepat mengarah ke keterampilan verbal, mendengarkan, dan berpikir yang lebih baik. Dia menemukan bahwa burung penyanyi yang ditetaskan oleh ibu asuh yang diam tidak bisa bernyanyi.

Pemain biola terkenal Yehudi Menuhin percaya kemampuan musiknya sebagian karena paparan musik yang konstan sebelum dia lahir.

Denyut jantung janin berusia empat bulan berakselerasi jika terkena suara keras. Sebuah penelitian di Jepang menemukan wanita hamil yang tinggal di dekat bandara Osaka memiliki insiden kelahiran prematur yang lebih besar dan melahirkan bayi yang lebih kecil. Bunyi kronis juga dikaitkan dengan cacat lahir.

Bayi ingat musik yang mereka dengar di rahim lebih dari setahun kemudian. Beberapa ibu menemukan bahwa memainkan musik menenangkan yang sama yang mereka dengarkan sebelum bayi lahir menenangkan bayi setelah lahir.

Saat memainkan musik untuk bayi Anda yang belum lahir, penting bahwa musiknya tidak terlalu keras. Itu tidak harus menjadi lagu pengantar tidur atau musik klasik. Balada atau jazz halus sama bagusnya. Apa pun yang Anda nikmati, asalkan tidak keras atau sumbang baik-baik saja.

Studi menunjukkan bahwa paparan konstan terhadap musik agresif dan sumbang secara negatif mengubah struktur otak. Bahkan tanaman menderita ketika terkena musik semacam ini.

Jadi jika Anda hamil ada 3 jenis musik yang harus Anda hindari – Rap, Grunge dan Hard Rock. Jika Anda penggemar gaya musik ini dan Anda benar-benar tidak ingin berhenti mendengarkan, pasang headphone dan dengarkan isi hati Anda. Tapi, ketika Anda menyalakan stereo atau radio mobil, tetaplah pada melodi lembut dan harmoni yang indah. Bayi Anda akan berterima kasih.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *